Intip Smp — Mandi
Meskipun akhirnya AS mengakui perbuatannya dan meminta maaf, keluarga korban mengaku bahwa perdamaian itu hanya di mulut saja. AS justru membantah tuduhan tersebut saat dikonfirmasi media. Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana seseorang yang seharusnya menjadi panutan di masyarakat bisa melakukan tindakan keji dan melanggar hukum, serta bagaimana dampak psikologis yang dialami korban.
Dalam kasus ini, tersangka yang masih berusia di bawah umur mengaku kecanduan film porno, yang diduga menjadi pemicu dorongan seksualnya yang tidak terkendali hingga melakukan tindakan sadis. Fakta bahwa pelaku adalah remaja seusia korban semakin mempertegas bahwa ancaman pelecehan seksual bisa datang dari siapa saja, termasuk dari lingkungan terdekat dan bahkan teman sebaya. Intip Smp Mandi