Sebuah suara serak memanggil namanya dari balik dinding bata yang menghadap jendela. “Dinda?” tanya suara itu, penuh kehangatan. Di sebelah sana, di apartemen nomor tiga, seorang wanita paruh baya berdiri di ambang pintu. Rambutnya berwarna kelabu keemasan, matanya menatap tajam namun lembut.
Sort by
Order